SHARE

BANGKUTAMAN RILIS SINGLE BARU LELAKI (DAN HIDUPNYA)

bangkutaman-official-press-photo-3-by-eno-ardy

bangkutaman | foto oleh Eno Ardy

 

MINI ALBUM ‘RILEKS

RESMI DIRILIS DALAM FORMAT DIGITAL PADA 8 NOVEMBER

 

8 November 2016 – Jakarta – Genap sebulan dari rilisnya single terbaru “Pekerja” sekaligus memperkenalkan mini album terbaru bertajuk Rileks, grup band bangkutaman kembali dengan single baru yang adalah single kedua di mini album ini.

Bertajuk “Lelaki (Dan Hidupnya)”, bangkutaman secara resmi merilis single kedua ini pada 8 November 2016.

Bertepatan dengan dirilisnya single “Lelaki (Dan Hidupnya)”, bangkutaman juga merilis video musik lirik lewat kanal Youtubenya, untuk melihatnya, silakan klik di sini https://www.youtube.com/watch?v=KNTRjK_TXUE

Dan bersama dengan dirilisnya single kedua “Lelaki dan Hidupnya” ini pula, Bangkutaman juga mengumumkan bahwa mini album Rileks telah resmi dirilis dalam format digital untuk menfasilitasi banyaknya permintaan dari penggemar. Ada 36 Digital Music Service yang merilis mini album Rileks ini, dari iTunes (Apple Music), Spotify, Joox, TIDAL, Shazam, Deezer, Amazon Music, dan lain sebagainya.

 Terdapat dalam track 1 side B dari kaset mini album Rileks, single “Lelaki (Dan Hidupnya) ditulis oleh Wahyu Acum Nugroho dalam karantina sesi rekaman mini album Rileks dari tanggal 23 – 29 November 2015 di sebuah studio di daerah Cibubur.

Menurut Wahyu Acum, lirik lagu “Lelaki (Dan Hidupnya) ini terinspirasi dari orang gila. Ya, orang gila adalah bagian dari kehidupan urban. Mereka biasanya selalu berjalan sendiri, ngomong sendiri, dan biasanya waktu yang tepat untuk melihat orang gila adalah sore menjelang malam hari.”

“Saya sering melihat orang gila, yang kebanyakan lelaki, berjalan tak tentu arah, cuma ia dan Tuhan yang tahu kemana ia berjalan, kapan ia tidur, kapan ia makan. Seakan-akan ia punya kehidupan sendiri yang kita tak’an pernah tahu,” ungkap Wahyu tentang lelaki dan orang gila.

“Apa yang menyebabkan ia gila, kita tak’an pernah tahu, ada sejuta cerita yang mungkin ada di kepalanya, “ tambahnya sembari mencoba menjelaskan makna di balik lirik lagu ini.

Sesederhana tentang orang gila, Wahyu pun merefleksikan cerita tentang orang gila itu ke kehidupannya sendiri. “Terkadang kita sebagai lelaki punya kegilaannya sendiri, punya kehidupan pribadi kita sendiri yang kadang orang lain tak pernah tahu, entah sahabat, orangtua, bahkan pasangan hidup.

“Perlu diingat, manusia pada dasarnya, selain mahluk sosial, ia juga mahluk individu yang punya ‘ruang’ atau ‘dunia’ nya sendiri yang tak bisa dimasuki apalagi diganggu orang lain.

“Nah, ‘ruang’ dan ‘dunia’ sendiri ini lah yang bisa menimbulkan kreativitas di dalamnya. Seperti menulis puisi, atau lagu, atau bisa yang lainnya.

Musiknya sendiri digarap bangkutaman dalam sesi rekaman, secara tak sengaja musiknya dibuat laidback, mengayun lembut, seperti pesilangan antara Neil Young, The Youngbloods bertemu Belle and Sebastian.

Ada petikan gitar 12 senar yang menjadi melodi utama di lagu ini, seolah menghembuskan nafas folkrock akhir 60 dan awal 70-an.

Kini fans bangkutaman dan penikmat musik umum di seluruh dunia dapat dengan mudah mendengarkan bahkan mengunduh keseluruhan 4 track dalam mini album Rileks milik bangkutaman, kapan saja, dimana saja.

Sekadar informasi, mini album bangkutaman sendiri pertama kali dicetak dalam format kaset bertepatan dengan International Cassette Store Day pada 8 Oktober yang lalu. Sebanyak 200 kopi dari keseluruhan album Rileks sudah beredar di toko-toko independen, baik di Jakarta, Solo, Jogja, Bandung dan toko online.

“Kami memutuskan untuk juga merilis mini album Rileks dalam format digital karena kami ingin tetap relevan dengan bagaimana penikmat musik mengonsumsi musik kesukaan mereka saat ini. Rilisan fisik adalah satu hal penting juga, tapi rilisan digital tetap harus ada untuk mereka yang selalu membawa smartphone dan headset-nya ke mana saja dan mungkin sudah tidak mengenal apa itu walkman,” tutup Irwin Ardy.

* * *

rileks-cover-itunes

Sampul depan mini album bangkutaman – Rileks

 

 

‘Rileks’ (format digital)

 

Tracklisting

  1. Sok tahu
  2. Pekerja
  3. Lelaki (Dan Hidupnya)
  4. Hei Angin

 

Bangkutaman adalah

 

Irwin Ardy: Gitar, Vokal

Wahyu Acum: Gitar, Vokal

Madava: Bass, Vokal

Christo Putra: Keyboards, Drum

Topan Daru: Drum

 

 

###

 

 

Informasi lebih lanjut

bangkutaman

https://www.instagram.com/bangkutaman_id/

https://twitter.com/bangkutaman

https://www.facebook.com/bangkutaman.band

https://soundcloud.com/bangkutaman

https://www.youtube.com/channel/UCuL7TlWjbXia5U8YHZ8pBBg (bangkutaman the band)

 

 

Contact:

 

Bangkutaman

Wahyu Nugroho

+62 8710409142 | [email protected].com

 

La Munai Records

Rendi Pratama

+62 81320300803| | [email protected]

 

Booking Agent

SRM (www.srmbands.com)

T: +62-818-496-654 | [email protected]