Kolaborasi Spektakuler Bangkutaman dengan Harlan Boer di Cassette Store Day 2019

Menyambut ‘Hari Toko Kaset atau Kaset Sedunia’ atau Cassette Store Day (CSD) tahun ini yang jatuh tanggal 12 Oktober, Bangkutaman memberikan kejutan spesial. Band asal Jakarta ini membuat proyek kolaborasi spesial dengan singer songwriter Harlan Boer dan menghasilkan sebuah mini album bertajuk Dam Dam Pop!, dirilis oleh SRM.

Dam Dam Pop! adalah proyek kolaborasi rekaman pertama trio yang kini digawangi Acum (vokal/gitar), Mada (bass) dan Uta (drum) sejak berdiri tahun 1999. Berisi 3 buah lagu sendiri dan 2 lagu cover, seluruh materi ini direkam dan dimixing di Palm House Studio, Jakarta oleh Pandji Dharma, yang dikenal sebagai gitaris dari band Sirati Dharma. Desain cover dikerjakan oleh Satria Ramadhan dengan foto cover dieksekusi oleh Reno Nismara yang dikenal sebagai vokalis dari unit psikedelik rock Crayola Eyes.

Kolaborasi musikal ini terjadi sangat cepat alias dadakan. Rekamannya sendiri pun dilakukan pada tanggal 9 dan 10 Oktober, tiga hari sebelum perhelatan Cassette Store Day.

“Semuanya terjadi begitu cepat,” ujar Acum. Ia masih jelas mengigat gagasan-gagasan dari Harlan Boer yang datang begitu singkat.

bangkutaman dan bin harlan (ketiga tiga dari kiri) / foto: dok bangkutaman

“Suatu hari Harlan menelfon saya menyampaikan gagasan ini, seketika itu pula kami menggodok materi selama dua hari, sekelebat itu pula rekaman terjadi,” tambahnya.

Menurut Harlan Boer, awalnya proyek rekaman ini adalah sebuah nostalgia merekam ulang lagu-lagu indiepop favoritnya, hingga pada akhirnya di sesi jamming di studio, lahirlah lagu-lagu hasil kolaborasi yang tak terduga.

“Yang menarik adalah perasaan spontan dalam menulis lagu-lagu sendiri, semua mengalir dan disengaja, ini yang kemudian menjadikan hasilnya sangat spesial,” ujar Harlan.

Tak ada benang merah di mini album ini, semua mengalir sesuai dengan perasaan ketika lagu itu dibuat.

“Musiknya ngelebur banget, mulai dari distorsi yang berlebih atau dari gojrang-gojreng manis dan petikan-petikan manja,” tambah Harlan.

Ada dua lagu cover yang direkam ulang, “She Never Come Home” milik  band indiepop asal Bandung, Blossom Diary serta “Rindu” milik band indiepop  Planetbumi asal Jakarta. Masing-masing lagu ini umurnya sudah 10 – 20 tahun. Alasan dua lagu ini direkam ulang tidak lain lebih karena dua lagu ini adalah favorit dari bangkutaman dan Bin Harlan yang mendengarkan lagu ini saat lagu ini dirilis.

Bangkutaman sendiri saat ini telah merampungkan rekaman untuk album terbarunya yang telah memasuki tahap mixing dan mastering. Sedangkan Harlan Boer juga tengah menggodok materi-materi untuk album/mini album terbarunya.

Dam Dam Pop! Telah tersedia dalam bentuk kaset dan dijual di event Cassette Store Day! pada Sabtu (12/10) bertempat di Panhead Sky Rooftop, Radio Dalam, Jakarta. Seluruh proses pengerjaan kaset ini dari mulai penggandaan dan lainnya akan dilakukan secara langsung sesuai demand pada saat acara berlangsung. Sampai siaran pers ini ditulis, belum ada rencana apapun terkait apakah mini album ini akan dirilis di kanal digital.

Tentang Bangkutaman

Bangkutaman adalah grup asal Jakarta – yang sebelumnya berasal dari Jogja – berdiri tahun 1999, sepanjang perjalanannya, band yang kini digawangi Acum (gitar,vokal), Mada (bass) dan Utha (Drum) ini telah merilis 2 album, 4 mini album serta beberapa rekaman yang dirilis di label luar negri, dari Thailand, Spanyol hingga Amerika Serikat. Album terakhir mereka, Ode Buat Kota (dirilis 2010) sempat mendapat peringkat puncak Album Indonesia Terbaik Versi majalah Rolling Stone Indonesia di tahun yang sama.

Tentang Harlan Boer

Harlan Boer adalah musisi yang mengawali kariernya sebagai penyanyi di band britpop bernama Room-V, di era 90-an. Lepas dari itu, Harlan bergabung dengan The Upstairs menjadi kibordis. Usai dari The Upstairs, Harlan bergabung di unit pop bernama C’Mon Lennon dan menelurkan single “Aku Cinta J.A.K.A.R.T.A” yang dimuat dalam kompilasi JKT: SKRG oleh Aksara Records. Kini bersolo album, bisa dibilang hampir setiap tahun dia merilis sesuatu; sederet album mini Sakit Generik (2012), Jajan Rock & Sentuhan Minimal (2013), Kopi Kaleng (2016) telah diterbitkan. Nanaba Records kemudian menyatukan keempat diskografi tersebut dalam satu rilisan kaset yang diberi titel Binfolk di tahun yang sama pas debut penuhnya, Operasi Kecil (2017) ditelurkan.