SHARE
Sumber Foto: kanaltigapuluh.info
Sumber Foto: kanaltigapuluh.info

Marsh Kids diawaki oleh S. Pramudita, Drs. F. Achmar, B. Saleh, G. Rahmadeva, M. Fahri dan B. Tobing, enam pria yang datang dari pengalaman musikal yang beragam.

S. Pramudita dengan Tigapagi, B.Saleh, G. Rahmadeva dengan Polka Wars, B. Tobing dengan San Teletone, Drs. F. Achmar dengan Sore dan M.Fahri di Duckdive, akhirnya bertemu dalam satu ruang yang bernama Marsh Kids.

Berlatar belakang ingin menyatukan keberagaman pengalaman batin yang menjadi sebuah keharmonisan ini lah yang menjadikan Marsh Kids tidak bedanya dengan beberapa supergroup dunia yang kita kenal, seperti  Crosby Stills & Nash, Cream, Travelling Wilburys, Broken Social Scene atau Kantata Takwa.

Grup dengan genre flamboyant rock/tornado pop ini pada 30 September 2014 lalu baru saja merilis album perdananya yang bertajuk The Many Failings Of Bugsy Moonblood, yang berisikan 13 track, terbagi dalam 12 lagu dan 1 intro. Album perdana yang dirilis melalui Helat Tubruk dan didistribusikan oleh Demajors ini menawarkan gado-gado yang harmonis antara berbagai macam struktur dan keberagaman elemen musik. Dari folk, pop, jazz, soft rock, dan lain sebagainya. Hal ini dilatar belakangi dari kayanya referensi tiap-tiap personilnya.

The Band

Sigit Pramudita – Vocals, Guitar
Firza Achmar Paloh – Vocals, Guitar
Billy Auliya Saleh – Vocals, Guitar
Binsar Tobing – Bass
Muhammad Fahri – Keyboards and Synths
Giovanni Rahmadeva – Drums