Leonardo and His Impeccable Six merilis Album “Built To Race” dalam bentuk CD

Jakarta, grup musik Swing dari Jakarta, Leonardo and His Impeccable Six akan mengeluarkan Album keduanya ‘Built To Race’ dalam bentuk CD. Album “Built To Race” yang berisi 11 lagu baru ini sebenarnya sudah dirilis digital via www.buttonijo.com pada 28 Oktober 2013 silam. Album ini diproduseri oleh buttonijo dan dibantu oleh manajemen mereka, SRM.

Built to Race bermaterikan lagu-lagu baru Leonardo and His Impeccable Six, yang berbeda dengan album pertama. Di Album kedua ini formasi berubah dari Album pertama (The Sun), yang awalnya hanya Leonardo Ringo dibantu oleh para adisional, kini menjadi formasi tetap tujuh orang atau dikenal dengan The Impeccable Six.

Judul Album ini diambil dari judul track pertama Album ini ‘Built To Race’ dan dipilih sebagai single pertama dari Album ini. Setahun berselang, Leonardo and His Impeccable Six memilih ‘Everybody’s Blues’ sebagai single kedua, sekaligus penanda rilisnya album mereka dalam bentuk CD. Menurut Leonardo, lagu ini tentang sindiran untuk lagu yang menjadi favorit banyak orang saat ini. Album ini juga akan dijual melalui kanal distribusi musik digital, seperti iTunes, Spotify, Deezer, Guvera, dan lain lain.

CD Built to Race akan dirilis pada hari Minggu, 12 Oktober 2014. Leonardo and His Impeccable Six mengadakan showcase kecil untuk merayakannya. Showcase-nya diadakan di Beer Garden Menteng, pada hari Minggu 12 Oktober 2014 jam 5 sore.

Di Album ini, Leonardo and His Impeccable Six banyak dibantu oleh vokalis tamu, seperti Bonita, TIKA dan Charita Utamy dari The Trees and The Wild serta Bhismo dari Kunokini. Album ini direkam di Studio Tokove oleh Risto Rangga dan untuk CD, dimixing mastering ulang oleh Aktivano Cristian. Untuk wardrobe foto Band di Kover, mereka disupport oleh Brand Fred Perry.

Leonardo and His Impeccable Six adalah Leonardo Ringo pada Vokal dan Gitar, Christo Putra pada Drums, Susan Agiwitanto pada Bass, Dharmo Soedirman pada Piano/Hammond, Daniel Sukoco pada Baritone Sax, Andreas Pardede pada Trumpet dan Wahyu Maliki pada Trombone.

Tabik!
Satria Ramadhan